AWAS! Ini 7 Tanda Heatstroke yang Perlu Diwaspadai Terutama Saat Musim Kemarau

- 11 Mei 2024, 17:45 WIB
Ilustrasi Heatstroke
Ilustrasi Heatstroke /Pexels/

Portalnganjuk.com Heatstroke atau sengatan panas adalah kondisi medis darurat yang terjadi ketika tubuh tidak dapat lagi mendinginkan dirinya sendiri secara efektif. Hal ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang serius, bahkan kematian.

"'Heat stroke' yang dapat berujung kematian tidak serta merta terjadi. Awalnya didahului dengan dehidrasi atau kurangnya cairan dan 'heat exhaustion', yakni sangat kelelahan setelah terkena panas," kata praktisi kesehatan masyarakat, dr. Ngabila Salama.

Menurut praktisi kesehatan masyarakat, dr. Ngabila Salama, ada sembilan gejala awal "heat stroke" dan kemudian cara penanganannya.

Peningkatan suhu tubuh secara drastis

Tanda utama heat stroke adalah peningkatan suhu tubuh secara drastis hingga mencapai 40 derajat Celcius atau lebih. Hal ini dapat terjadi dalam waktu singkat, yaitu 10-15 menit.

Kulit kering dan panas

Penderita heat stroke biasanya mengalami kulit kering dan panas saat disentuh. Hal ini disebabkan oleh dehidrasi dan berkurangnya aliran darah ke kulit.

Tidak berkeringat

Meskipun mengalami suhu tubuh yang tinggi, penderita heat stroke biasanya tidak berkeringat. Hal ini karena tubuh sudah tidak mampu lagi mengeluarkan keringat untuk mendinginkan badan.

Pusing, sakit kepala, dan mual

Penderita heat stroke juga sering mengalami pusing, sakit kepala, dan mual. Hal ini disebabkan oleh dehidrasi dan gangguan pada sistem saraf.

Kelelahan dan kram otot

Kelelahan dan kram otot juga merupakan gejala umum heat stroke. Hal ini disebabkan oleh dehidrasi dan ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh.

Kebingungan dan halusinasi

Pada kasus yang lebih parah, heat stroke dapat menyebabkan kebingungan dan halusinasi. Hal ini disebabkan oleh kerusakan pada otak akibat suhu tubuh yang tinggi.

Halaman:

Editor: Muhafi Ali Fakhri


Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah