Merasa Stress Saat Bekerja? Kenali Penyebabnya dan Cara Mengatasinya

- 21 Mei 2024, 14:13 WIB
Merasa Stress Saat Bekerja? Kenali Penyebabnya dan Cara Mengatasinya
Merasa Stress Saat Bekerja? Kenali Penyebabnya dan Cara Mengatasinya /Pixabay.com///

Portalnganjuk.com Pernahkah merasa stress saat berangkat bekerja? Atau merasa sulit untuk melepaskan pikiran dari pekerjaan saat di rumah? Jika ya, Anda mungkin tidak sendirian. Banyak orang yang mengalami stress terkait pekerjaan.

Menurut dr. Zulvia Syarif SpKJ, spesialis jiwa di RSUD Tarakan Jakarta, ada beberapa penyebab seseorang selalu merasa stress saat berangkat bekerja, salah satunya adalah kesehatan mental yang tidak optimal.

Seseorang yang tidak sehat secara mental mungkin mengalami kesulitan tidur, merasa berat saat akan berangkat kerja, dan masih memikirkan pekerjaan saat di rumah.

Namun, perlu diingat bahwa kesehatan mental tidak hanya diukur dari diagnosis gangguan mental seperti depresi atau bipolar. Seseorang yang mampu memahami kelebihan dan kekurangan diri, mampu menghadapi tekanan, mampu produktif, dan berkontribusi untuk masyarakat dapat dikatakan sehat secara mental, bahkan meskipun mereka memiliki diagnosis gangguan mental.

Selain kesehatan mental, lingkungan kerja yang menuntut, budaya organisasi yang tidak suportif, perundungan, pelecehan, budaya menyalahkan, jam kerja yang panjang, dan tidak adanya batasan waktu yang jelas juga dapat menyebabkan seseorang merasa stress dan tertekan di tempat kerja.

Di sisi lain, individu juga memiliki peran dalam mengelola stress. Cara individu mengelola waktu dengan baik, berinteraksi dengan rekan kerja dan pimpinan, dan orang yang dilayani dapat memengaruhi tingkat stress yang mereka alami.

Menghadapi Stress di Tempat Kerja: Terima atau Tinggalkan?

Dr. Zulvia Syarif SpKJ, spesialis jiwa di RSUD Tarakan Jakarta, memberikan saran untuk mengatasi stress di tempat kerja bagi individu yang tidak dapat mengubah kondisi di tempat kerja mereka. Saran tersebut adalah dengan menerima atau meninggalkan, dengan kata lain beradaptasi atau berhenti bekerja.

Jika memilih untuk menerima dan Beradaptasi dengan Pekerjaan

  • Beradaptasi: Ubah cara menanggapi situasi. Saat pekerjaan terasa berat, cobalah untuk tidak menganggapnya sebagai 100% hidup didunia tersebut, karena selain dunia pekerjaan masih ada dunia pertemanan atau keluarga.
  • Jangan anggap pekerjaan sebagai seluruh hidup yang dimiliki: Penting untuk diingat bahwa pekerjaan bukan satu-satunya hal dalam hidup. Saat ada kegagalan di pekerjaan, seperti dimarahi atasan atau melakukan kesalahan, jangan anggap itu sebagai kegagalan hidup.
  • Ubah cara berpikir: Pikirkanlah bagaimana untuk dapat mengatasi situasi dengan cara yang lebih positif dan konstruktif.
  • Cari dukungan: Bicaralah dengan teman, keluarga, atau terapis tentang apa yang sedang dirasakan. Dukungan sosial dapat membantu untuk merasa lebih baik.
  • Lakukan teknik relaksasi: Teknik seperti meditasi, yoga, atau pernapasan dalam dapat membantu mengurangi stress.

Jika memilih untuk meninggalkan Pekerjaan

  • Pertimbangkan opsi sesuai kebutuhan: Sebelum memilih meninggalkan pekerjaan, pastikan memiliki rencana cadangan. Cari tahu apa yang ingin dilakukan selanjutnya dan bagaimana rencana untuk mencapainya.
  • Persiapkan diri sebelum meninggalkan pekerjaan: Siapkan resume dan mulailah mencari pekerjaan baru.
  • Berhenti dengan profesional: Berikan pemberitahuan dua minggu kepada atasan dan bersikaplah profesional selama masa transisi, dengan menyelesaikan tanggung jawab untuk sisa pekerjaan.

Penting untuk diingat bahwa tidak ada solusi yang tepat untuk semua orang. Pilihan terbaik  akan tergantung pada situasi dan kepribadian setiap individu. Jika merasa kewalahan oleh rasa stress, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional. Seorang terapis dapat membantu mengembangkan mekanisme koping yang sehat dan mengatasi stress di tempat kerja.***

 

Halaman:

Editor: Yusuf Rafii


Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah