Cara Membedakan Mimpi dari Allah SWT atau Ulah Setan yang Sedang Mengusik, Ini Ciri-cirinya!

- 14 Maret 2022, 18:53 WIB
Cara Membedakan Mimpi dari Allah SWT atau Ulah Setan yang Sedang Mengusik, Ini Ciri-cirinya!
Cara Membedakan Mimpi dari Allah SWT atau Ulah Setan yang Sedang Mengusik, Ini Ciri-cirinya! /Pixabay/magwood_photography

PORTAL NGANJUK – Saat kita tertidur kita tidak pernah tahu dari mana mimpi itu berasal. Apakah dari Allah atau justru ulah para setan.

Dalam hal ini mimpi dapat dibagi menjadi tiga yakni mimpi datang dari Allah, mimpi karena ulah setan dan mimpi karena kegiatan sehari-hari.

Namun pernahkah kamu kesulitan untuk membedakan mimpi yang berasal dari Allah dan mimpi yang berasal dari setan?

Baca Juga: Arti Mimpi Bertemu Harimau, Pertanda Apa? Simak Berikut Ulasan Lengkapnya

Dikutip oleh PORTAL NGANJUK dari kanal YouTube Jamaah Nurul Qolbi pada 14 Maret 2022.

Berikut cara membedakan mimpi dari Allah SWT, setan, dan kehidupan sehari-hari :

  1. Mimpi dari setan

Saat kita bermimpi buruk hingga membuat gelisah maka tidak dianjurkan untuk menceritakan kepada orang lain sekalipun kepada keluarga sendiri.

Jangan pernah untuk mencoba menafsirkan mimpi tersebut. Jika kita manafsirkan mimpi hingga menghubungkan dengan nasib dikhawatirkan akan membuat hidup kita semakin jauh dari Allah SWT.

Hal tersebut dikarenakan sifat dari mimpi buruk adalah perbuatan setan yang hendak mempengaruhi hidup kita agar selalu was-was.

Baca Juga: Arti Mimpi Bertemu Keluarga yang Sudah Meninggal, Berikut Ulasan Lengkapnya

  1. Mimpi dari bisikan hati

Mimpi ini biasanya muncul saat kita sedang berangan-angan. Sehingga tertancap dalam diri dan terbawa oleh mimpi.

Keinginan tersebut nantinya akan terus berproses dalam otak kita hingga menciptakan bunga tidur.

Baca Juga: Arti Mimpi Bermesraan dengan Seseorang, Ini penjelasannya

  1. Mimpi dari Allah SWT

Dari Abu Said Al-Khudri, Rasulullah SAW bersabda yang artinya:

Apabila kamu bermimpi melihat sesuatu yang disukainya, maka mimpi itu berasal dari Allah Ta’ala. Maka hendaklah ia memuji Allah Ta’ala”.

Mimpi yang berasal dari Allah SWT seperti mimpi bersedekah, mimpi shalat tahajud, mimpi berhaji dan lain sebagainya.

Mimpi yang seperti ini boleh diceritakan kepada orang yang menyukai mimpi tersebut.

Jangan pula menceritakan mimpi ini kepada orang yang memiliki hati dengki, musyrik atau munafik karena mereka juga memiliki kesukaan namun bertolak berlakang dengan orang yang beriman.***

Editor: Alfan Amar Mujab


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah