Cek Fakta: Beredar Gambar Edy Mulyadi Dijemput Paksa Aparat Setelah Katakan Pemerintah Biadab, Cek Faktanya

25 Januari 2022, 19:00 WIB
Edy Mulyadi dijemput paksa aparat adalah kabar hoax/tangkap layar/turnbackhoax/ /

PORTAL NGANJUK – Beredar video yang diunggah dimedia sosial Facebook dan memiliki gambar thumbnail yang menyebutkan Edy Mulyadi dijemput paksa aparat.

Dalam gambar thumbnail dari video tersebut dituliskan alasan Edy Mulyadi dijemput aparat karena menyebut pemerintah biadab.

Benarkah gambar thumbnail Edy Mulyadi dijemput paksa aparat seperti yang ditulis dalam gambar tersebut? Cek faktanya dalam ulasan berikut.

 Baca Juga: Cek Fakta: Bubuk Jahe dapat Menyembuhkan COVID-19 Varian Omicron

Beredar video dengan gambar Thumbnail yang menyebutkan Edy Mulyadi dijemput paksa aparat setelah katakan pemerintah biadab.

Video tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama Hiburan dan telah ditonton sebanyak 4 juta kali sejak tanggal 23 januari 2022.

“Sungguh keterlaluan, sebut pemerintah biadab, Edy Mulyadi langsung dijemput paksa aparat,” tulis gambar thumbnail dalam video tersebut.

 Baca Juga: Jangan Sepelekan! Dampak Buruk Malas Mandi Sore yang Mengintai Kesehatan Kamu, Nomor 3 Mengerikan!

Sebagaimana dikutip PORTAL NGANJUK dari Turnbackhoax, gambar thumbnail yang diklaim sebagai gambar Edy Mulyadi dijemput paksa oleh aparat karena menyebut pemerintah biadab merupakan konten yang dimanipulasi.

Gambar tersebut merupakan gambar editan dari foto asli pelaku penganiayaan perawat yang bertugas di RS Siloam Palembang.

Wajah dari pelaku penganiayaan perawat tersebut diedit dan diganti dengan wajah Edy Mulyadi.

 Baca Juga: Berikan Bantuan Usaha untuk Mantan Pasien ODGJ, Kapolres Nganjuk: Agar Bisa Hidup Mandiri di Tengah Masyarakat

Foto asli dari gambar thumbnail tersebut berasal dari situs smartizen.my.id yang berjudul “Jason Sang Penganiayaan Perawat RS Siloam Palembang Diadili”.

Foto tersebut diunggah pada tanggal 10 Juni 2021, serta memiliki narasi “Terdakwa Jason Tjakrawinata Saat Dibawa Petugas Ke Sel Tahanan”.

Jadi gambar thumbnail dari video yang diunggah di Facebook tersebut adalah gambar editan.***

Editor: Christian Rangga Bagaskara

Sumber: Turn Back Hoax

Tags

Terkini

Terpopuler