Merinding! Ahli Forensik Temukan 7 Luka Tembak Masuk dan 6 Keluar di Jenazah Brigadir J, Ada Petunjuk Baru

- 19 Desember 2022, 11:53 WIB
Merinding! Ahli Forensik Temukan 7 Luka Tembak Masuk dan 6 Luka Tembak Keluar di Jenazah Brigadir J, Muncul Petunjuk Baru
Merinding! Ahli Forensik Temukan 7 Luka Tembak Masuk dan 6 Luka Tembak Keluar di Jenazah Brigadir J, Muncul Petunjuk Baru /Sumber Istimewa

PORTAL NGANJUK – Sidang kasus Pembunuhan Brigadir J terus dilanjutkan, kini giliran ahli forensik yang mengungkap 7 luka tembak di tubuh Brigadir J.

Ahli forensik Farah Primadani Karow ungkapkan ada 7 luka tembak masuk dan 6 luka tembak keluar dalam jenazah Brigadir J.

Hal itu diungkap dalam sidang lanjutan kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J.

Baca Juga: Apakah Arti Julukan GOAT yang Diberikan Kepada Messi? Ini Arti Goat Messi dalam Olahraga

Sidang tersebut digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin, 19 Desember 2022.

"Yang saya temukan pada pemeriksaan, kami temukan 7 buah luka tembak masuk serta 6 buah luka tembak keluar," tuturnya.

Farah menjelaskan bahwa 7 luka tembak tembak masuk itu di antaranya terdapat di beberapa bagin tubuh.

Yakni diantaranya kepala bagian belakang sisi kiri, bibir bawah, bahu kanan, dada kanan, pergelangan tangan kiri, kelopak bawah mata kanan, dan jari manis tangan kiri.

"(luka tembak keluar) kami temukan di puncak hidung, kemudian di leher sisi kanan, di lengan atas kanan sisi luar, di pergelangan tangan kiri sisi depan, serta di jari manis tangan kiri tapi sisi dalam," jelasnya.

Setelah itu Jaksa kemudian menanyakan kepada Farah soal adanya satu tembakan masuk namun tidak tembus dari jasad Yosua.

"Yang satu tidak tembus itu yang mana?," tanya jaksa.

Baca Juga: Solstis Akan Terjadi Pada 21 Desember 2022 hingga Ada Larangan Keluar Rumah, Benarkah Berbahaya?

"Kami temukan bersarang ada di dada sisi kanan," tuturnya.

Farah juga mengungkapkan soal temuan satu buah proyektil anak peluru dalam pemeriksaan autopsi tersebut.

Sebagaimana diketahui dalam sidang lanjutan ini ada lima saksi yang dihadirkan JPU.

Mereka adalah Muhammad Mustofa ahli kriminologi, Farah Primadani Karouw ahli forensik, Ade Firmansyah ahli forensik, Eko Wahyu ahli Inafis, dan Adi Setya ahli digital forensik.

Kelima saksi memberikan keterangan bagi lima terdakwa.

Yakni Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Bharada Richard Eliezer, Bripka Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf.

Kelima orang tersebut didakwa melanggar Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 56 ke-1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).***

Editor: Muhafi Ali Fakhri


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x