Berikut Alasan Kenapa Suntik Vaksin Dosis Kedua Sangat Penting, Begini Penjelasan Dokter

- 6 Oktober 2021, 09:00 WIB
Ilustrasi suntik vaksin
Ilustrasi suntik vaksin /Pexels/ Anna Shvets

PORTAL NGANJUK - Suntikan vaksin dosis kedua dapat mencegah keparahan dalam 28 hari usai vaksinasi sekitar 95 persen, dan kematian atau masuk IGD akibat Covid-19 sebesar 99 persen.

Hal itu disampaikan Dr. Robert Jacobson dari Primary Care Immunization Program di Mayo Clinic.

Vaksin lainnya, Moderna yang saat ini digunakan para tenaga kesehatan sebagai booster mencegah keparahan akibat Covid-19 dalam 28 hari atau lebih usai divaksin yakni 94 persen, masuk IGD atau kematian sekitar 100 persen.

Baca Juga: Waspada,7 Gejala Depresi Ini Sering Terjadi Tanpa Kita Sadari! Simak Penjelasannya!

Sama seperti vaksin Covid-19 lainnya, dosis kedua dari vaksin terakhir disebutkan, yakni Pfizer dan Moderna yang diketahui berbasis mesengger RNA (mRNA) ini, sebaiknya didapatkan sedekat mungkin dengan interval waktu yang direkomendasikan.

Jacobson mengatakan, dosis kedua vaksin Covid-19 termasuk juga Pfizer-BioNTech dapat dijadwalkan untuk diberikan hingga enam minggu (42 hari) setelah dosis pertama.

Menurut dia, data masih terbatas tentang kemanjuran vaksin mRNA Covid-19 yang diberikan bila melebihi waktu yang direkomendasikan ini.

Seperti dikutip dari Healthline, pernyataan serupa juga diungkapkan dokter spesialis penyakit menular di Stanford University, California, Grace Lee.

Baca Juga: Waspada! Tindakan Bunuh Diri Dapat Menular, Ini Penjelasan Psikolog!

Dia menyebut jika dosis keduanya diberikan melebihi enam pekan atau 42 hari (khusus untuk Pfizer-BioNTech dan Moderna).

Tetapi, apabila dosis kedua diberikan melewati batas interval, maka tidak perlu mengulang dosis pertama vaksin.

"Bila Anda belum terinfeksi virus corona, dosis pertama dianggap sebagai dosis utama Anda. Biasanya, booster diberikan untuk memastikan respons kekebalan Anda akan tahan lama dari waktu ke waktu," jelas Lee

Baca Juga: Truk Listrik Futuricum Pecahkan Guinness World Record Sebagai Truk Dengan Jarak Tempuh Terjauh!

Menyelesaikan dosis kedua memaksimalkan manfaat kekebalan yang ditawarkan melalui vaksinasi. Terkait dampak, Lee mengaku khawatir penundaan dosis kedua menyebabkan melemahnya respons kekebalan yang didapatkan dari dosis pertama.

"Apabila Anda hanya mendapatkan satu dosis, maka dikhawatirkan apakah respon kekebalan akan berkurang.

Jadi, berdasarkan penjelasan para pakar kesehatan, Anda sebaiknya disuntik vaksin dosis kedua tepat waktu," tuturnya.

"Kalau pun terlambat dari waktu yang ditentukan, Anda disarankan segera mendapatkan suntikan dosis kedua saat sudah memungkinkan," pungkasnya.***

Editor: Christian Rangga Bagaskara

Sumber: PMJ News


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah